Memilukan Siswi TK Diperkosa 3 Bocah SD usia 8 Tahun di Mojokerto, Alami Trauma Berat Hingga Luka

Memilukan Siswi TK Diperkosa 3 Bocah SD usia 8 Tahun di Mojokerto, Alami Trauma Berat Hingga Luka

Memilukan Siswi TK Diperkosa 3 Bocah SD usia 8 Tahun di Mojokerto, Alami Trauma Berat Hingga Luka- Fujikama /PIXABAY-

Menurut Krisdiyansari, saat ini korban tidak mau sekolah karena malu. Gadis berusia 6 tahun ini sangat membutuhkan perawatan trauma.

"Sekarang korban tidak sekolah lagi karena teman-temannya sudah pada tahu. Psikolog cuma pemeriksaan, kalau sampai terapi belum ada," sebutnya.



Orang tua korban melaporkan kejadian tersebut pada Selasa ke P2TP2A Mojokerto, selain itu juga ke Polres Mojokerto.

Tiga bocah yang diduga memperkosa korban menjadi berstatus terlapor. Sehingga korban menjalani visum di RSUD Prof dr Soekandar.

"Hasil visum memang menyatakan ada luka akibat memaksakan benda masuk ke dalam alat kelamin korban," ungkapnya.



×

Baca juga: Episode 317 Suami Pengganti Sabtu, 21 Januari 2023: Ariana Beri Dukungan 100% Untuk Hubungan Dinda Dan Saka

Baca juga: Jam Berapa Animasi Ejen Ali Season 3 Part 2 Episode 12 Tayang di Disney+ Hotstar? Berikut Jadwal Server Indo dan Previs MISI SENGAT

Kasat Reskrim Mojokerto AKP Gondam Prienggondhani membenarkan pihaknya mendapat laporan dari orang tua korban.

Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) terus mengusut dugaan hubungan seksual dengan pelaku korban dan anak tersebut.

"Iya benar, masih dalam proses penyelidikan," tandasnya.

Kronologi Pelaporan 

Krisdiyansari menjelaskan, ketiga anak terduga pelaku pemerkosaan dan pelecehan seksual tersebut merupakan tetangga korban yang tinggal di sebuah desa di Kecamatan Dlanggu, Mojokerto.

"Pelaku pertama memperkosa korban. Kemudian dia menyuruh temannya melakukan hal yang sama. Jika tidak, mereka diancam mau dipukul dan tidak dijadikan teman. Pengakuan korban, dua pelaku memperkosa, satunya mencabuli," katanya.

Baca juga: Guru Pesantren Al Ber Abdul Aziz Sempat Tutupi Kasus Senior Bakar Santri di Pasuruan, Sebut Hanya Kecelakaan, Hingga Tewas?

Baca juga: MIRIS Santri Pasuruan Dibakar Hidup-Hidup Oleh Senior Usai Tuduhan Mencuri, Kini Dinyatakan Meninggal Dunia, Guru Sebut Tidak Sengaja

Ia juga menjelaskan, saat itu dua orang teman korban sedang berdiri di depan rumah kosong tempat terjadinya pemerkosaan.

Salah satu teman korban memberi tahu pada pengasuhnya tentang apa yang terjadi pada korban. Pengasuh memberi tahu nenek dan ibu korban itu keesokan harinya, pada Minggu 8 Januari 2023.

Cek kelajutan, Ibu korban ngamuk dan marah besar, bagaimana respon ibu pelaku? cek pada halaman berikutnya,

Sumber:

BERITA TERKAIT

Berita Lainnya

gzm