Ini Daftar Bansos yang Masih Aktif dan Cara Cek Penerimaannya, Benarkah BLT Kesra Januari 2026 Tidak Dilanjutkan?

Ini Daftar Bansos yang Masih Aktif dan Cara Cek Penerimaannya, Benarkah BLT Kesra Januari 2026 Tidak Dilanjutkan?

uang-pixabay-

Ini Daftar Bansos yang Masih Aktif dan Cara Cek Penerimaannya, Benarkah BLT Kesra Januari 2026 Tidak Dilanjutkan?
Kabar penting bagi masyarakat penerima bantuan sosial: Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) senilai Rp900.000 tidak akan dilanjutkan pada tahun 2026. Pemerintah secara resmi menyatakan bahwa program ini hanya bersifat sementara (stimulus) dan berakhir pada 31 Desember 2025. Hal ini disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, melalui berbagai keterangan resmi pemerintah.

BLT Kesra, yang sejak awal digagas sebagai respons terhadap tekanan ekonomi akibat krisis global dan inflasi, kini telah menyelesaikan misinya. Menurut penjelasan dari laman Fahum Umsu, Menteri Sosial Saifullah Yusuf juga telah menegaskan pentingnya pencairan bantuan ini sebelum batas akhir 31 Desember 2025, karena dana yang tidak dicairkan hingga tanggal tersebut berpotensi dikembalikan ke kas negara dan tidak bisa lagi diklaim oleh Keluarga Penerima Manfaat (KPM).



BLT Kesra: Bantuan Sementara yang Telah Tuntas Misi
BLT Kesra merupakan bagian dari rangkaian program perlindungan sosial yang dipercepat pemerintah dalam dua tahun terakhir. Dengan nominal Rp300.000 per bulan selama tiga bulan berturut-turut (total Rp900.000), program ini ditujukan untuk meringankan beban ekonomi rumah tangga rentan, terutama di daerah pedesaan dan perkotaan yang terdampak kenaikan harga pangan dan energi.

Namun, karena sifatnya yang temporer dan situasional, pemerintah sejak awal telah menetapkan bahwa BLT Kesra tidak akan diperpanjang. “Ini bukan program jangka panjang. Ini adalah stimulus ekonomi yang ditujukan untuk menjaga daya beli masyarakat di saat tekanan inflasi tinggi,” tegas Airlangga Hartarto dalam konferensi pers akhir tahun lalu.

Program Bansos yang Tetap Berjalan di Tahun 2026
Meski BLT Kesra telah berakhir, pemerintah menjamin kelangsungan empat program bantuan sosial utama yang akan terus menjangkau masyarakat miskin dan rentan sepanjang 2026. Program-program tersebut telah melalui penyempurnaan data dan verifikasi melalui Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) untuk memastikan tepat sasaran.


Berikut daftar bansos yang masih aktif:

Program Keluarga Harapan (PKH)
Bantuan bersyarat yang diberikan kepada keluarga miskin sebagai insentif untuk memenuhi kebutuhan dasar, seperti kesehatan dan pendidikan anak. PKH juga mendorong penerima untuk mengikuti pendampingan sosial guna meningkatkan kualitas hidup.
Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)
Diberikan dalam bentuk saldo elektronik melalui Kartu Sembako, senilai Rp200.000 per bulan atau Rp600.000 per triwulan. Saldo ini hanya bisa digunakan untuk membeli bahan pangan di e-warung yang telah bekerja sama dengan pemerintah.
Program Indonesia Pintar (PIP)
Dirancang untuk menjamin akses pendidikan anak-anak dari keluarga kurang mampu. Besaran bantuan bervariasi tergantung jenjang pendidikan, mulai dari SD hingga SMA/SMK.
Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN)
Pemerintah menanggung iuran BPJS Kesehatan bagi masyarakat miskin dan tidak mampu yang terdaftar dalam DTKS. Ini memastikan mereka tetap memiliki akses layanan kesehatan berkualitas tanpa beban biaya.
Cara Cek Status Penerima Bansos Januari 2026
Bagi masyarakat yang ingin memastikan apakah masih termasuk penerima bantuan sosial di awal 2026, Kementerian Sosial menyediakan dua saluran resmi yang mudah diakses:

1. Melalui Website Resmi Cek Bansos Kemensos
Langkah-langkahnya sebagai berikut:

Kunjungi situs resmi: https://cekbansos.kemensos.go.id
Pilih Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, dan Desa/Kelurahan sesuai data KTP.
Masukkan nama lengkap sesuai KTP.
Ketikkan 4 huruf kode captcha yang muncul (jika tidak jelas, klik ikon refresh untuk mengganti).
Klik tombol "CARI DATA".
Jika nama Anda terdaftar, sistem akan menampilkan status kepesertaan, jenis program bansos, serta periode penyaluran.

2. Melalui Aplikasi “Cek Bansos” (Mobile App)
Unduh aplikasi "Cek Bansos" di Google Play Store (Android) atau App Store (iOS).
Lakukan pendaftaran akun dengan mengisi data pribadi lengkap.
Verifikasi identitas dengan mengunggah foto KTP dan swafoto (selfie).
Setelah akun disetujui, login dan pilih menu "Cek Bansos".
Masukkan data wilayah dan nama lengkap sesuai KTP untuk melihat status bantuan.
Aplikasi ini juga memungkinkan pengguna untuk mengajukan keberatan atau memperbarui data jika merasa berhak menerima bansos tetapi belum terdaftar.

TAG:
Sumber:

Berita Lainnya