Waspada! Link Cek BLT Kesra Januari–Maret 2026 yang Viral di Medsos Ternyata Hoaks – Ini Cara Cek Bantuan Sosial yang Benar

Waspada! Link Cek BLT Kesra Januari–Maret 2026 yang Viral di Medsos Ternyata Hoaks – Ini Cara Cek Bantuan Sosial yang Benar

uang-pixabay-


Waspada! Link Cek BLT Kesra Januari–Maret 2026 yang Viral di Medsos Ternyata Hoaks – Ini Cara Cek Bantuan Sosial yang Benar

Di tengah harapan masyarakat akan bantuan sosial di awal tahun 2026, sebuah kabar mengejutkan beredar luas di media sosial. Postingan yang mengklaim adanya pencairan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kesejahteraan Sosial (Kesra) senilai Rp900 ribu per bulan selama periode Januari hingga Maret 2026 tiba-tiba menjadi viral. Namun, benarkah informasi tersebut resmi dari pemerintah? Atau justru merupakan modus penipuan digital yang memanfaatkan kerentanan ekonomi masyarakat?



Setelah ditelusuri lebih dalam, ternyata kabar tersebut tidak benar dan termasuk dalam kategori hoaks. Bahkan, tautan yang disebarkan mengarah ke situs pihak ketiga yang tidak memiliki kredensial resmi dari Kementerian Sosial Republik Indonesia.

Viral di Facebook: Poster Menggoda dengan Janji BLT Rp900 Ribu
Pada 6 Januari 2026, unggahan di salah satu akun Facebook menampilkan poster bertuliskan "CARA CEK BLT KESRA 900 RIBU 2026 – Syarat, Link Kemensos & Jadwalnya". Caption-nya pun terkesan mendesak:

“Pemerintah kembali menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Rp900 ribu untuk periode Januari–Maret 2026 sebagai bentuk dukungan bagi masyarakat. Cek/daftar sekarang!”


Namun, jika dicermati, tautan yang disematkan bukan milik pemerintah. Alih-alih mengarah ke domain resmi seperti kemensos.go.id, link tersebut mengarah ke alamat mencurigakan: https://program-bansos.cek-info.com.

Situs ini menampilkan daftar nama-nama seperti Herlina Bustam, Amalia Sari, dan Dian Prasetyo, lengkap dengan klaim bahwa mereka telah menerima dana sebesar Rp2,5 juta. Padahal, tidak ada program bansos resmi dari Kemensos yang menggunakan platform semacam itu.

Bahaya Situs Palsu: Phishing atau Pengumpulan Data Pribadi?
Para ahli keamanan siber menyatakan bahwa situs-situs semacam cek-info.com sangat berpotensi menjadi platform phishing—modus pencurian data pribadi melalui formulir online yang tampak meyakinkan.

Biasanya, pengguna diminta memasukkan nama lengkap, nomor KTP, nomor telepon, bahkan nomor WhatsApp atau Telegram. Data ini kemudian bisa digunakan untuk berbagai tujuan ilegal, mulai dari penipuan berantai, pemasaran agresif, hingga pencurian identitas digital.

Yang lebih mengkhawatirkan, desain antarmuka situs tersebut sengaja dibuat mirip dengan situs resmi pemerintah agar menimbulkan kesan legitimasi. Padahal, Kementerian Sosial tidak pernah menggunakan domain pihak ketiga untuk verifikasi penerima bantuan.

Platform Resmi Cek Bansos: Hanya Dua Ini yang Sah!
Untuk memastikan Anda tidak tertipu, Kementerian Sosial RI hanya menyediakan dua saluran resmi untuk mengecek status penerima bantuan sosial:

1. Situs Web Resmi: cekbansos.kemensos.go.id
Berikut langkah-langkah yang harus Anda ikuti:

Buka browser di ponsel atau komputer.
Kunjungi https://cekbansos.kemensos.go.id.
Pilih wilayah sesuai KTP: Provinsi → Kabupaten/Kota → Kecamatan → Desa/Kelurahan.
Masukkan nama lengkap penerima manfaat persis seperti tercantum di KTP.
Ketikkan kode verifikasi (captcha) yang muncul di layar.
Klik tombol “CARI DATA”.
Jika Anda terdaftar sebagai penerima manfaat, sistem akan menampilkan informasi lengkap, termasut jenis bantuan, nominal, dan status pencairannya.

2. Aplikasi Resmi “Cek Bansos” di Play Store & App Store
Selain melalui website, Kemensos juga merilis aplikasi mobile bernama “Cek Bansos” yang tersedia secara gratis di Google Play Store dan Apple App Store. Berikut cara menggunakannya:

Unduh dan instal aplikasi “Cek Bansos” dari toko aplikasi resmi.
Buat akun atau login jika sudah memiliki.
Pilih menu “Cek Penerima Manfaat”.
Isi data diri sesuai KTP: nama lengkap, NIK, dan alamat lengkap.
Setelah diverifikasi, klik “Cari Data”.
Sistem akan menampilkan hasil pencarian secara real-time.
Tips Keamanan Digital: Jangan Asal Klik Link dari Medsos!
Hoaks tentang bantuan sosial bukanlah hal baru. Setiap kali ada isu ekonomi atau bantuan tunai dari pemerintah, oknum tak bertanggung jawab selalu memanfaatkan momen tersebut untuk mengelabui masyarakat.

TAG:
Sumber:

Berita Lainnya