Kebocoran Data Kementerian ESDM: 9,2 GB Informasi Sensitif Bocor di Dark Web, Publik Geger!

Kebocoran Data Kementerian ESDM: 9,2 GB Informasi Sensitif Bocor di Dark Web, Publik Geger!

saham-pixabay-

Ia menambahkan bahwa audit forensik digital harus segera dilakukan, bukan hanya untuk mengonfirmasi kebocoran, tetapi juga untuk menelusuri apakah ada akses ilegal berkelanjutan atau backdoor yang ditinggalkan peretas.

Langkah yang Harus Diambil: Transparansi dan Reformasi Digital
Hingga berita ini diturunkan, Kementerian ESDM belum memberikan pernyataan resmi. Namun, masyarakat sipil dan komunitas keamanan siber mendesak agar pemerintah:



Segera mengonfirmasi atau membantah kebocoran tersebut
Melakukan audit keamanan menyeluruh terhadap seluruh sistem digital
Menerapkan prinsip zero trust dalam arsitektur keamanan IT
Memberikan edukasi dan pelatihan rutin bagi pegawai tentang ancaman siber
Membuka saluran pelaporan kerentanan (bug bounty) untuk melibatkan komunitas etis
Tanpa langkah konkret, kebocoran data bukan lagi kemungkinan—melainkan kepastian yang akan terus berulang.

Baca juga: Khutbah Jumat 16 Januari 2026: Meneladani Rasulullah SAW di Ambang Isra Mi’raj, Menggali Hikmah Spiritual, dan Memperjuangkan Kemuliaan Masjid Al-Aqsa

Penutup: Era Digital Membutuhkan Tanggung Jawab Digital
Kasus dugaan kebocoran data Kementerian ESDM ini menjadi cermin buram dari transformasi digital yang terburu-buru tanpa fondasi keamanan yang kuat. Di tengah ambisi Indonesia menjadi poros energi hijau dan pusat investasi mineral kritis, kepercayaan digital harus dijaga sekuat menjaga cadangan minyak atau batu bara.


Jika tidak, maka bukan hanya data yang bocor—tapi juga kepercayaan rakyat terhadap masa depan digital bangsa.

TAG:
Sumber:

Berita Lainnya