Mayat Wanita Ditemukan dalam Posisi Duduk di Depan Ruko Kosong, Warga Heboh dan Polisi Selidiki Misteri Kematian di Indramayu
ilustrasi-soumen82hazra/pixabay-
Mayat Wanita Ditemukan dalam Posisi Duduk di Depan Ruko Kosong, Warga Heboh dan Polisi Selidiki Misteri Kematian di Indramayu
Sebuah penemuan misterius mengguncang ketenangan warga Desa Sumuradem Timur, Kecamatan Sukra, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Pada Jumat pagi, 9 Januari 2026, warga dikejutkan dengan temuan jasad seorang wanita yang tergeletak di depan sebuah ruko kosong—bekas koperasi—tepat di pinggir jalan raya yang biasanya ramai dilalui kendaraan.
Yang membuat temuan ini semakin mencengangkan bukan hanya lokasinya yang strategis, melainkan juga posisi tubuh korban yang terlihat seperti sedang duduk santai di kursi, meski nyatanya telah meninggal dunia. Tubuhnya kaku, membusuk, dan menimbulkan bau menyengat yang sempat membuat beberapa warga tak kuasa mendekat.
Posisi Tak Wajar Memicu Spekulasi Publik
Menurut informasi yang beredar luas di media sosial, terutama dari unggahan akun Facebook Dila Dilala pada hari yang sama, mayat tersebut ditemukan dalam kondisi mengenakan pakaian serba hitam. Tidak ada identitas yang melekat pada tubuhnya, dan tidak ada tanda-tanda kekerasan yang langsung terlihat oleh warga awam.
“Warga Desa Sumuradem Timur, Kecamatan Sukra, Kabupaten Indramayu digemparkan dengan penemuan mayat wanita di depan ruko kosong bekas koperasi, Jumat tanggal 9 Januari 2026,” tulis Dila dalam unggahannya yang kini telah dibagikan ribuan kali.
Salah satu hal yang paling menyita perhatian publik adalah postur tubuh korban. Ia ditemukan dalam posisi seperti sedang duduk di kursi—punggung bersandar, tangan terkulai, dan kaki dalam keadaan tertata rapi—seolah-olah baru saja bangkit dari tempat duduknya. Namun, fakta medis menunjukkan bahwa tubuhnya sudah kaku dan memasuki tahap pembusukan lanjut, mengindikasikan bahwa korban kemungkinan besar telah meninggal sekitar tiga hari sebelum ditemukan.
Respons Warga dan Teori Konspirasi di Media Sosial
Penemuan ini langsung menjadi viral di jagat maya. Berbagai spekulasi pun bermunculan. Banyak netizen mempertanyakan logika di balik posisi tubuh korban. “Masa iya orang meninggal dalam posisi begitu? Tangan menggantung, kaki tersusun rapi... kayak dipindahin setelah kaku,” komentar akun Rini Ap TbkHanifah.
Akun Tyas May menambahkan, “Innalillahi, posisinya kok kayak bekas duduk terus dipindahin ya. Kalau emang meninggalnya di situ, pasti gak bakal kayak gitu posisinya.”
Sementara itu, Khairul Abrar mempertanyakan kelalaian lingkungan sekitar. “Sepertinya udah membusuk. Posisinya di depan ruko, dekat jalan raya. Emang gak ada orang lewat? Masa gak ada yang sadar ada jenazah sampai tiga hari?”
Pertanyaan-pertanyaan tersebut mencerminkan kekhawatiran masyarakat akan keamanan lingkungan, serta keanehan yang menyelimuti kasus ini. Apakah korban meninggal di tempat tersebut, atau justru sengaja diletakkan di sana setelah kematiannya?
Polisi Masih Lakukan Penyelidikan Mendalam
Hingga Senin, 12 Januari 2026, pihak Kepolisian Resor Indramayu belum berhasil mengungkap identitas korban. Tim forensik telah turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengambil sampel untuk autopsi. Proses identifikasi melalui sidik jari, data kependudukan, hingga kemungkinan pencocokan DNA sedang berlangsung.
Kapolres Indramayu, AKBP Hendra Kurniawan, melalui juru bicaranya, menyatakan bahwa pihaknya belum bisa memastikan penyebab kematian. “Kami masih menunggu hasil visum dari tim medis. Namun, kami tidak menutup kemungkinan adanya unsur pidana. Semua skenario sedang kami selidiki secara menyeluruh,” ujarnya.
Ruko Kosong Jadi Titik Fokus Penyelidikan
Ruko tempat penemuan mayat diketahui telah lama tidak berpenghuni. Bangunan tersebut dulunya merupakan kantor koperasi yang kini mangkrak. Lokasinya yang berada tepat di pinggir jalan utama menuju Sukra menjadikannya mudah terlihat oleh siapa saja yang lewat. Ironisnya, justru karena lokasinya yang sangat terbuka, banyak warga heran mengapa jenazah bisa tergeletak selama berhari-hari tanpa diketahui.
Beberapa warga mengaku sempat melihat sosok perempuan di sekitar ruko beberapa hari sebelum penemuan, namun mengira orang tersebut sedang beristirahat. “Karena pakai baju hitam dan diam aja, kami kira lagi nunggu seseorang,” ungkap seorang pedagang warung kopi di dekat lokasi.