Grafik Harga Emas Antam Batangan 16 Januari 2026, Harga Turun Rp 6.000 per Gram
emas-pixabay-
Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk pada Jumat, 16 Januari 2026, tercatat mengalami penurunan. Harga emas Antam turun Rp 6.000 per gram dibandingkan posisi sebelumnya.
Berdasarkan data dari Logam Mulia, harga emas batangan kini berada di level Rp 2.669.000 per gram, dari sebelumnya Rp 2.675.000 per gram.
Penurunan juga terjadi pada harga beli kembali atau buyback. Harga buyback emas Antam turun Rp 6.000 per gram menjadi Rp 2.515.000 per gram.
Dengan kondisi tersebut, selisih antara harga jual emas dan harga buyback hari ini tercatat sebesar Rp 154.000 per gram.
Selama ini, Antam menetapkan dua jenis harga untuk emas batangan produksinya, yakni harga emas saat pembelian dan harga buyback saat penjualan kembali.
Harga emas yang tercantum merupakan harga resmi ketika konsumen membeli emas di gerai Logam Mulia. Sementara itu, harga buyback adalah nilai yang berlaku saat konsumen menjual emasnya kembali ke Antam.
Artinya, pembelian emas Antam pagi ini dilakukan di harga Rp 2.669.000 per gram. Namun, apabila emas tersebut dijual kembali pada hari yang sama, Logam Mulia hanya menghargainya sebesar Rp 2.515.000 per gram.
Perbedaan antara harga jual dan harga beli kembali perlu menjadi perhatian bagi calon investor emas batangan. Selisih harga yang cukup lebar dapat memengaruhi perhitungan keuntungan maupun kerugian.
Dengan spread yang besar, investasi emas batangan umumnya lebih sesuai untuk jangka panjang. Kenaikan harga emas dalam periode panjang diharapkan mampu menutup selisih harga sekaligus memberikan keuntungan.
Sebagai gambaran, berikut perhitungan potensi untung atau rugi investor emas jika membeli emas pada beberapa periode sebelumnya.
Pembelian pada 9 Januari 2026 di harga Rp 2.577.000 per gram masih mencatat potensi rugi sebesar 2,41%.
Investor yang membeli emas pada 16 Desember 2025 di harga Rp 2.464.000 per gram berpotensi meraih keuntungan 2,07%.
Emas yang dibeli pada 16 Oktober 2025 di harga Rp 2.407.000 per gram menghasilkan potensi keuntungan 4,49%.
Pembelian pada 16 Juli 2025 di harga Rp 1.908.000 per gram memberikan potensi keuntungan 31,81%.
Jika membeli emas pada 16 April 2025 di harga Rp 1.943.000 per gram, potensi keuntungan mencapai 29,44%.
Sementara itu, pembelian pada 16 Januari 2025 di harga Rp 1.577.000 per gram mencatat potensi keuntungan sebesar 59,48%.
Investor yang masuk pada 16 Oktober 2024 di harga Rp 1.491.000 per gram berpotensi meraih keuntungan 68,68%.
Pembelian pada 16 Juli 2024 di harga Rp 1.403.000 per gram menghasilkan potensi keuntungan 79,26%.
Adapun pembelian emas pada 16 April 2024 di harga Rp 1.321.000 per gram memberikan potensi keuntungan tertinggi, yakni 90,39%.