Eropa Kirim Personel Militer ke Greenland di Tengah Tekanan Washington

Eropa Kirim Personel Militer ke Greenland di Tengah Tekanan Washington

Greenland--

Sejumlah personel militer Eropa tiba di Nuuk, ibu kota Greenland, sebagai bagian dari misi pengintaian terbatas yang dipimpin Denmark. Kehadiran ini berlangsung di tengah pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang kembali menegaskan keinginannya agar AS menguasai wilayah Arktik tersebut.

Pemerintah Prancis mengonfirmasi kontingen kecil dari negaranya telah mendarat di Greenland, bergabung dengan personel dari Jerman, Swedia, Norwegia, Finlandia, Belanda, dan Inggris. Penugasan ini disebut sebagai misi rekognisi dengan jumlah pasukan terbatas.



Presiden Prancis Emmanuel Macron menyatakan kehadiran awal tersebut akan diperkuat dalam waktu dekat dengan dukungan aset darat, udara, dan laut. Menurutnya, Eropa memiliki tanggung jawab khusus terhadap keamanan Greenland.

Diplomat senior Prancis Olivier Poivre d’Arvor menilai misi ini sebagai sinyal politik yang kuat. Ia menyebut latihan tersebut sebagai langkah awal untuk menunjukkan kehadiran Nato di kawasan Arktik.

>>> Grafik Harga Emas Antam Batangan 16 Januari 2026, Harga Turun Rp 6.000 per Gram


>>> Sudah Tayang, Ini Daftar Link Streaming Resmi Nonton Jujutsu Kaisen Season 3 Episode 3 4 5 Sub Indo

>>> Link Video Botol Golda Viral, Apa Isi Sebenarnya? Viral TikTok dan X

Kontingen awal Prancis terdiri dari sekitar 15 personel. Penempatan ini terjadi beberapa jam setelah menteri luar negeri Denmark dan Greenland bertolak ke Washington untuk bertemu Wakil Presiden AS JD Vance.

Usai pertemuan tersebut, Menteri Luar Negeri Denmark Lars Løkke Rasmussen mengatakan pembicaraan berlangsung konstruktif, namun tetap terdapat perbedaan pandangan mendasar. Ia kemudian mengkritik rencana Trump untuk mengambil alih Greenland.

Trump kembali menegaskan sikapnya dengan menyatakan Greenland dibutuhkan AS demi kepentingan keamanan nasional. Ia tidak menutup kemungkinan penggunaan kekuatan, meski menyebut masih ada peluang kesepakatan dengan Denmark.


BERITA TERKAIT

More updates...