Prediksi Tren Ponsel Pintar 2026: Harga Melonjak, RAM 4GB Kembali Jadi Primadona, dan Revolusi Baru Ponsel Lipat Siap Mengguncang Pasar
hp-pixabay-
Krisis pasokan NAND flash—komponen utama memori internal—diprediksi mencapai puncaknya tahun depan. Akibatnya, produsen mulai mencari alternatif agar tidak terlalu bergantung pada memori internal yang semakin mahal.
Beberapa merek, termasuk Samsung, dikabarkan akan menghidupkan kembali slot microSD—termasuk pada seri Galaxy S26, langkah yang mengejutkan setelah bertahun-tahun menghilangkannya demi desain ramping dan kesan premium.
Baca juga: UPDATE Reward Gratis: Kode Redeem Heavenly Dragon Saga Desember 2025
Bagi pengguna yang sering menyimpan foto resolusi tinggi, video 4K, atau file besar lainnya, kehadiran kembali slot microSD adalah kabar menggembirakan. Meskipun layanan cloud terus berkembang, banyak konsumen—terutama di pasar berkembang—masih lebih memilih kontrol penuh atas data mereka tanpa biaya berlangganan bulanan.
Penutup: 2026, Tahun di Mana Inovasi Bertemu Realitas
Tahun 2026 akan menjadi ujian nyata bagi industri ponsel pintar. Di tengah ambisi untuk mewujudkan ponsel AI, lipat tiga, dan baterai dua hari, produsen harus berhadapan dengan realitas ekonomi global, krisis rantai pasok, dan perubahan perilaku konsumen.
Bagi pengguna, ini berarti lebih banyak pilihan—namun juga lebih banyak pertimbangan. Harga yang naik, spesifikasi yang dikompromikan, dan teknologi yang muncul-muncul kembali mungkin terasa membingungkan. Tapi di balik semua itu, satu hal pasti: ponsel pintar tetap menjadi pusat dari kehidupan digital kita—dan di 2026, genggaman kita akan semakin cerdas, meski tak selalu lebih murah.