Panduan Lengkap Registrasi Akun dan Pengisian PDSS untuk Sekolah SNBP 2026 – Ada Syarat Baru yang Wajib Dipahami!
Kunci Jawaban 40 Soal Ujian Sekolah Sejarah Indonesia Kelas 12 SMA Beserta Penjelasannya-craftedbygc/unsplash-
Panduan Lengkap Registrasi Akun dan Pengisian PDSS untuk Sekolah SNBP 2026 – Ada Syarat Baru yang Wajib Dipahami!
Dunia pendidikan tinggi kembali memasuki momen penting: pendaftaran Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) tahun 2026 telah dimulai. Di tengah antusiasme siswa kelas 12 untuk mengejar mimpi kuliah, ada satu aktor penting di balik layar yang perannya tak kalah krusial: pihak sekolah. Tanpa partisipasi aktif dari sekolah dalam proses registrasi akun dan pengisian Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS), siswa tidak akan bisa mengikuti Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP)—salah satu jalur utama masuk perguruan tinggi negeri (PTN) yang sangat diminati.
Dan tahun ini, ada perubahan signifikan: siswa hanya bisa dianggap eligible (layak) mengikuti SNBP 2026 jika memiliki nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang lengkap—terdiri dari tiga mata pelajaran wajib dan dua mata pelajaran pilihan. Perubahan ini menjadi penanda bahwa sistem seleksi semakin mengutamakan kelengkapan data akademik sebagai prasyarat objektivitas dan transparansi.
Mengapa PDSS Jadi Tulang Punggung SNBP 2026?
Bagi sekolah, PDSS bukan sekadar sistem administratif biasa. Ia adalah gerbang utama yang menentukan apakah siswanya bisa masuk ke dalam daftar calon peserta SNBP. Jika sekolah terlambat atau gagal menyelesaikan proses ini, maka siswa berprestasi pun berisiko kehilangan kesempatan emas untuk diterima di PTN tanpa ujian tertulis.
Kabar baiknya, masa registrasi akun SNPMB dan pengisian PDSS untuk sekolah sudah resmi dibuka sejak 5 Januari 2026, dan akan berlangsung hingga 2 Februari 2026. Sementara itu, pengumuman kuota sekolah—yang menentukan berapa banyak siswa dari masing-masing sekolah yang boleh mengikuti SNBP—sudah diumumkan sejak 29 Desember 2025.
Artinya, sekolah kini berada di fase kritis. Tidak ada waktu untuk menunda.
Langkah-Langkah Registrasi Akun SNPMB untuk Sekolah
Sebelum mengisi PDSS, sekolah harus terlebih dahulu memiliki akun resmi di Portal SNPMB. Berikut panduan lengkapnya:
Akses situs resmi https://portal-snpmb.bppp.kemdikbud.go.id.
Klik tombol “Daftar” atau pilih menu Registrasi Akun.
Pilih kategori “Sekolah”.
Masukkan NPSN (Nomor Pokok Sekolah Nasional)—pastikan NPSN valid dan terdaftar di Dapodik.
Isi email aktif sekolah yang mudah diakses oleh operator.
Buat password yang kuat dan mudah diingat.
Klik “Daftar” untuk mengirim permohonan registrasi.
Periksa email sekolah—sistem akan mengirim tautan aktivasi.
Klik tautan aktivasi tersebut untuk mengaktifkan akun.
Login ke portal SNPMB menggunakan email dan password yang telah didaftarkan.
Lengkapi data sekolah jika diminta oleh sistem (misalnya: alamat, nama kepala sekolah, akreditasi, dll).
Setelah selesai, akun siap digunakan untuk mengakses PDSS dan mengisi data siswa.
???? Tips: Gunakan email resmi sekolah (misalnya: [email protected]) agar komunikasi resmi dari SNPMB tidak terlewat.
Panduan Pengisian PDSS 2026: Detail yang Tak Boleh Diabaikan
Setelah akun aktif, sekolah bisa langsung beralih ke https://pdss.snpmb.id untuk mengisi data. Berikut langkah-langkah teknisnya:
Login menggunakan akun SNPMB yang telah didaftarkan.
Periksa profil sekolah di menu Profil > Informasi Sekolah. Data ini tersinkronisasi otomatis dari Portal SNPMB—pastikan semuanya akurat.
Definisikan jenis kelas dan jurusan di menu Jenis Studi & Kuota. Sistem akan mengambil data jurusan dari Portal SNPMB, namun sekolah harus memilih jenis kelas (misalnya: IPA, IPS, Bahasa, atau SMK kompetensi keahlian) untuk setiap jurusan.
Isi data operator sekolah secara lengkap—nama, NIP, jabatan, dan kontak yang bisa dihubungi.
Finalisasi data sekolah melalui menu Finalisasi. Di sini, kepala sekolah atau operator harus menyetujui pernyataan keabsahan data.
Tambahkan siswa eligible di menu Siswa. Ini adalah langkah paling krusial:
Masukkan NISN siswa satu per satu.
Sistem akan menarik data akademik siswa dari database nasional.
Hanya siswa dengan nilai TKA lengkap (3 mapel wajib + 2 mapel pilihan) yang bisa ditambahkan.
Pastikan siswa tersebut memang layak secara akademik dan administratif.
⚠️ Peringatan Penting: Jika nilai TKA siswa tidak lengkap, sistem tidak akan mengizinkan siswa tersebut masuk daftar eligible, meski prestasinya tinggi. Inilah syarat baru SNBP 2026 yang harus disosialisasikan sejak dini ke guru BK dan wali kelas.
Apa Itu TKA Lengkap? Ini Penjelasannya
TKA (Tes Kemampuan Akademik) dalam konteks SNBP 2026 merujuk pada nilai rapor semester 1–5 yang telah dikonversi ke dalam sistem. Untuk dianggap "lengkap", siswa wajib memiliki:
Tiga mata pelajaran wajib: Matematika, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris.
Dua mata pelajaran pilihan: Disesuaikan dengan kelompok jurusan (misalnya: Fisika & Kimia untuk IPA; Ekonomi & Sosiologi untuk IPS; atau mata pelajaran kejuruan untuk SMK).
Tanpa kelima nilai ini, siswa tidak akan muncul sebagai kandidat SNBP, bahkan jika ia juara olimpiade atau memiliki portofolio unggul.
Dukungan dan Panduan Resmi dari SNPMB
Bagi operator sekolah yang membutuhkan panduan lebih rinci, panitia SNPMB telah menyediakan dokumen resmi Panduan Pengisian PDSS 2026 yang bisa diunduh di:
???? https://files.snpmb.id/web2026/Panduan%20Pengisian%20PDSS%202026%20Manual.pdf