62 Desa Terdampak, Tol Yogyakarta–Bawen Siap Sambut Masyarakat pada 2026: Proyek Strategis Senilai Rp14,26 Triliun Bakal Ubah Wajah Transportasi Jawa Tengah
ilustrasi jalan tol.-(freepik.com/freepik)-
Namun, tidak sedikit pula netizen yang mengingatkan pentingnya transparansi pasca-konstruksi, terutama terkait kompensasi lahan, relokasi warga, dan rehabilitasi lingkungan.
“Kami mendukung pembangunan, tapi jangan sampai rakyat kecil jadi korban kemajuan,” tulis seorang warga Magelang di kolom komentar akun Instagram @infopemda_jateng.
Menuju 2026: Tahun Perubahan untuk Transportasi Jawa Tengah
Dengan target peresmian dua seksi pertama di tahun 2026, Tol Yogyakarta–Bawen menjadi simbol nyata dari visi Indonesia Maju—di mana infrastruktur bukan sekadar beton dan aspal, tetapi jembatan penghubung masa depan.
Jika dikelola dengan prinsip keberlanjutan, keadilan sosial, dan inovasi teknologi, tol ini berpotensi menjadi model pembangunan infrastruktur berkelanjutan yang bisa ditiru di wilayah lain.
Bagi warga 62 desa yang terdampak, perubahan memang tidak mudah. Tapi di balik setiap tiang pancang dan aspal yang dihamparkan, ada harapan baru: bahwa kemajuan tidak harus meninggalkan siapa pun di belakang.